Juara Olimpiade akan Panaskan Persaingan Panahan Asian Para Games 2018 news

Juara Olimpiade akan Panaskan Persaingan Panahan Asian Para Games 2018

September 14, 2018 16

Cabang panahan akan menjadi salah satu cabang olahraga yang layak dinanti dalam gelaran Indonesia 2018 Asian Para Games, 6-13 Oktober mendatang, di Jakarta, dengan kehadiran enam peraih medali emas Paralympic dan tiga juara dunia. Persaingan ketat diharapkan terjadi di nomor Individual Recurve putri, di mana Zahra Nemati dari Iran akan bersaing dengan atlet asal China, Wu Chunyan. Nemati boleh disebut sebagai paralimpian wanita paling populer dan sukses dari Iran. Perempuan kelahiran 30 April 1985 ini turun di Olimpiade dan Paralimpik Rio 2016. Dia bahkan mendapat kehormatan menjadi pembawa bendera Iran pada upacara pembukaan Olimpiade Rio 2016. Nemati merebut medali emas Paralimpik Rio 2016 setelah menundukkan Chunyan, disusul dengan medali emas Kejuaraan Dunia Para Panahan 2017 di Beijing saat Chunyan menempati peringkat ketiga. Nomor yang lain yang juga tidak boleh dilewatkan adalah Individual Recurve Open putra. Di nomor ini, peraih medali emas Paralimpik Rio 2016, Gholamreza Rahimi, akan menghadapi tantangan peraih medali perak Hanreuchai Netsiri dari Thailand. Persaingan keduanya berlanjut di Kejuaraan Dunia Para Panahan 2017 di mana Rahimi kembali meraih medali emas dan Hanreuchai harus puas dengan medali perak. Persaingan keduanya berlanjut di Indonesia 2018 Asian Para Games, saat Hanreuchai akan berusaha untuk mengalahkan rivalnya di Jakarta. Untuk nomor beregu, posisi China sebagai tim terkuat akan mendapat tantangan dari negara lain. China merebut dua medali emas di Rio untuk nomor compound beregu terbuka dan recurve beregu terbuka. Tim putri China juga meraih medali emas di nomor recurve beregu terbuka di Beijiing, tahun 2017. Yang juga menarik ditunggu adalah kehadiran Bhutan yang untuk pertama kalinya ambil bagian dalam Asian Para Games, sejak diterima menjadi anggota resmi Komite Paralimpik Internasional, IPC, Sidang Umum IPC tahun 2017 lalu. Bhutan akan menurunkan Rigsel Pema di nomor individual W1 terbuka putra. Sumber: Asian Paralympic Committee